Sunday, June 7, 2015

[Book] If I Stay


Sebuah kisah tentang Mia yang bersekolah musik dan menetapkan hatinya untuk memegang Cello dan bermimpi untuk menjadi seorang pemain Cello profesional suatu hari nanti dan ingin masuk kampus terkenal dengan musik klasiknya yaitu Juilliard. Ia memiliki keluarga yang bahagia dan berlatar belakang musik. Ayahnya mantan rocker kelas daerah yang sangat terkenal sedangkan ibunya penggemar musik dan selalu menjadi penonton dan pendengar setia suaminya. Adik kecilnya, Teddy yang baru berusia 8 tahun sangat aktif dan merupakan kesayangan semua orang. Mia bahkan memiliki pacar disekolah yang sama, Adam namanya. Dia seorang gitaris dalam band yang bernama Shooting Star, Adam baru memulai karirnya di band tersebut dan bandnya juga mulai terkenal. Sebuah keluarga yang harmonis dan bahkan pacar yang sama--sama menyukai musik walaupun berbeda aliran musik. Teman yang ibarat kembarannya yaitu Kim yang selalu bersamanya walaupun Kim kurang cocok dengan Adam, tapi semuanya sempurna. 

Hingga suatu hari bersalju dimana seluruh kegiatan diliburkan karena salju yang mulai turun dan menyebabkan jalanan licin serta bisa menyebabkan banjir. Mereka sekeluarga memanfaatkan waktu liburan ini untuk pergi mengunjungi nenek dan kakeknya namun ditengah jalan, tanpa ada peringatan apapun mobil mereka terbalik dan meluncur menabrak pohon di pinggiran jalan. 

Momen ini adalah momen dimana kehidupan Mia akan berubah dan berbalik 180 derajat. Dia terbangun dari kecelakan fatal ini dan mendapati keluarganya tercampak disekeliling TKP , termasuk dirinya sendiri. Namun, anehnya, dia bisa melihat tubuhnya sendiri yang sedang sekarat dijalanan sana. Apa yang terjadi?

Kisah yang sangat memilukan hati ini termasuk genre cerita yang unik dan jarang diangkat serta jalan cerita yang sangat menarik. Mia yang terperangkap diantara dunia kematian dan bisa melihat dirinya sendiri tergeletak di jalanan. Disini Mia menyaksikan semua kejadian setelah kecelakan tersebut, tanpa bisa di dengar ataupun di lihat oleh orang-orang terdekatnya. 

Disini pembaca juga diberi banyak kilasan-kilasan masa-masa kehidupannya oleh sang pengarang yaitu Gayle Forman, beberapa kisah dengan keluarganya, dengan sahabatnya, nenek kakeknya, dan juga Adam. Kisah yang menentukan apakah dia akan tetap tinggal atau dia akan terus melanjutkan perjalanannya ke dunia setelah kematian. 

Kedekatan dan hubungan Mia dengan orang-orang tersayangnya akan disajikan seiring dengan kilas balik dari kehidupan Mia dan mau tak mau kita terhanyut dalam dilema yang dihadapi Mia serta perasaaannya sendiri tentang keadaannya saat ini.

Buku yang sangat menarik dan mengharukan ini saya rekomendasikan untuk dibaca deh, apalagi buat kamu-kamu yang ingin membaca genre buku yang agak berbeda dari yang lainnya.

Owh dan sekedar informasi, buku ini juga sudah di filmkan dengan judul yang sama If I Stay, walaupun saya belum nonton, tapi menurut review katanya bagus. Jadi mungkin bisa cek aja trailernya kali yak




Jadi, kesimpulannya: WAJIBBBBBB BACA DAN NONTON YE!!!!!!! 

Ayuk kita sama-sama terharu (gk mesti nangis) membaca kisah Mia :)


Friday, June 5, 2015

Empty Canvas

Here I am in the middle of the night
lifes flashes through my mind's eyes 

Thinking about you my friend and life would never get this bored

Thinking of you my friends, 
and this endless pile of work seems so bearable to face

Thinking of you my beloved friends and dozen crazy things we might do when we are out of nowhere together

Here I am again in the middle of the darkness 

Loneliness crawling in my skin like a rattle snakes chocked its poison inside your body
shattered your determination and your glass canon world into ugly devastated comatose states

Loneliness is like a fire that burnt you down in any minutes without early notice, 

but then again a fire which can be watered by only your existence.

Happiness flourished just by thinking the dumbess think we might do together. 

Here I am thinking that faraway from you can 
sunken me to the deepest need in my bare heart. 
Deep down inside I savoured your being with me. I craved for our time dimension intercourse to each other.

I pleaded

I bleed

I begged

I cried for this missing colour of my life,
For you happening again in my next empty canvas.


I am so damn missing you








"The friends you make in college are friends you'll have for life,even if you don't talk for years at a time"
Juli's Mom, from "flat~out Love"

Tuesday, May 19, 2015

Sadis vs Kangen

I

ya baru kali ini aku ketemu sama orang-orang sadis yang taunya cuma ketawain kesulitan orang, mengirikan apa yang dipunyai sama orang lain, bener-bener tidak bisa dijadikan tempat cerita, iya karena mereka suka cerita, cerita-cerita sesama mereka trus mereka ketawain orang yang diceritain itu.

Bayangkan kalau kita dalam posisi orang yang dibicarakan atau dalam posisi lagi tidak mendengar pembicaraan itu, mungkin kita juga termasuk yang dibicarakan. Ah udah lah, dan terus menerus seperti lingkaran setan! cukup tau aja dengan orang sadis.

Gak disana, gak disini
Lelah, aku lelah dengan lingkungan sadis ini


Semoga aku dilindungi dari sifat sadis ini.

Aku kangen sama kalian yang kalo kita sedang ngumpul trus ngomong udah kelewatan membicarakan sesuatu, trus saling mengingatkan untuk menjaga hati dan mulut,
kangen dengan orang-orang yang sering bikin jengkel kalo sedang nasehatin tentang hal yang baik, kangen dengan temen--temen yang fokus dengan hidup nya bukan mencampuri hidup orang lain.
kangen dengan kalian semua



Sunday, May 3, 2015

Pendidikan itu......

"Pendidikan itu bukan sekedar 
menyuruh anak~anak pergi pagi pulang sore
duduk manis di bangku kayu,di gedung~gedung sekolahan
Pendidikan itu bukan seberapa banyak 
sertifikat kelulusan yang kau dapat

Pendidikan itu ketika kita bisa menyerap ilmu 
mulai dari yang ada di pinggir laut hingga ke puncak gunung
Pendidikan itu sejauh mana kita bisa menerapkan 
ilmu yang kita punya untuk kesejahteraan bersama
Pendidikan itu ketika kita sudah bebas dari buta huruf tentang kebajikan"


Sebuah update~an status dari salah satu temenku di media sosial yang orangnya tidak benar2 kukenal, yang aku tau dia orangnya ceriwis dan suka update status dari mulai yg paling *kiri* sampe paling *kanan*, malah aku sering senyum-senyum sendiri kalau baca statusnya. Beliau adalah salah satu pekerja Indonesia yang aku kenal lewat sebuah pertandingan Badminton Open di Taiwan.

Lagi iseng~iseng kepo in status temen~temen lain tiba tiba kebaca statusnya beliau, cesssss...langsung kena di hati. Karena sesungguhnya benar apa yang diungkapkan pada status simpelnya dia.

Untuk apa kita punya berlembar~lembar sertifikat kelulusan dari berbagai perguruan tinggi kalau kita msh 'keji' dengan orang lain,masih egois dgn berbagai kebanggaan yang didapat dari sebuah tulisan diatas kertas,masih gk bs mengaplikasikan ilmu yg sudah tinggi~tinggi dicapai,bahkan sombong serta menilai rendah orang~orang yang ada diluar lingkaran pendidikannya. 

Percuma teman.

Jadi buat kamu yg masih belum lulus sekolah, ayo selesaikan sekolahnya dan sambung ke jenjang S1

Buat yang belum kelar~kelar skripsinya, ayo di segerakan selesai dan setelah itu coba untuk kerja terlebih dahulu untuk mendapatkan pengalaman, paling tidak bekerja dahulu selama setahun dibidang pendidikan mu.

Buat yang ragu~ragu mau melanjutkan S2 nya atau tidak, kuatkan tekat dan niatmu teman, jikalau itu bermanfaat bagi karirmu kelak,kenapa tak kau coba, tapi ingatlah, usahakan kamu sudah pernah kerja sebelumnya, barulah coba lanjut pendidikan S2 mu karena kelak setelah kamu lulus dari jenjang ini, kamu akan menjadi seorang yg kaya akan ilmu dan bisa mempraktikkannya langsung dilapangan karena bekal pengalaman kerjamu sebelumnya.

Bagi yang ingin menjadi dosen atau peneliti, jangan ragu~ragu untuk melanjutkan S3 mu,karena seaungguhnya Indonesia butuh pemikir~pemikir muda yg berbakat seperti kalian. Butuh seorang guru yg bijaksana akan ilmu dan pengalamannya serta guru yang bisa mengajarkannya dengan baik kepada muridnya.

Buat kamu yang ingin semuanya diatas tapi terkendala dengan faktor ekonomi, ayo coba dicari beasiswa~beasiswa yang bisa mendukung cita~citamu. Tapi kalau itu juga masih sulit, sesungguhnya bekerjalah kamu dengan sungguh~sungguh, ambillah semua ilmu yang bisa kamu dapat dari pekerjaanmu itu, karena sesungguhnya teman, belajar itu bukan sekedar S1 S2 S3 atau es es lainnya, tapi belajar itu adalah hidup. Orang yang bijak adalah orang yang bisa mengambil pelajaran terbaik dari setiap lini kehidupannya.

Jadi jangan berkecil hati, kita semua punya kesempatan untuk belajar dan menuntut ilmu. Ambillah kesempatan itu dan bebaskanlah hati~hati kita semua dari buta huruf akan kebajikan.




Selamat Hari Pendidikan Nasional 
2 Mei 2015


NCUCEM Year 103
Graduation Moment
Jhongli, Taiwan, 2014

Saturday, May 2, 2015

The Best Thing I Ever Had

Yes these are the people that makes me into the one I am now (except my Famz of course :)

although we are now busy with our own life separated by time, places, islands and even countries, but our memories remain, xoxo girls *hug* 

Bandung, 2014

Banda Aceh, 2014

Banda Aceh, 2014

Hongkong, 2014

NDHU Hualien, Taiwan, 2013

South Korea, 2011

NCU Back Gate, Jhongli, Taiwan, 2014

Seoul, South Korea, 2013

This song perfectly explain how it means to be your friend :*


Being Loved is Fabulous

Someone who really accept you the way you are
Doesn't ask you anything but to love him more and more everyday
the one who say to you "I will marry you because it is you"

God bless you Dear Love, yes I do love you too and waiting for the D - Day



Thursday, April 30, 2015

Orang Asing di Taiwan disebut Alien, Nah lho...

Yap begitulah paling tidak sebutan kita di kartu tanda pengenal keluaran pemerintah Taiwan buat para penghuni Internasional, baik itu pelajar maupun pekerja. 

Setiap orang luar Taiwan yang datang ke negeri asal Bubble Milk Tea ini (Zhen Zhu Nai Cha) diwajibkan mengurus KTP versi Taiwan khusus untuk pelajar ataupun pekerja yang menetap lebih dari 6 bulan di sana. Kartu ini sebutannya ARC atau Alien Residence Card awalnya aku dapat kartu ini ketawa sendiri, ajegile nih negara, kita-kita disebut alien, dikira Keroro Gunsho kali yak! haha Buat yang penasaran gimana bentuk ARC, begini ini nih:



setelah di edit beneran kayak alien gw (-.-")

Trus buat kamu yang mau datang ke Taiwan dan mau ngurus ARC terutama buat pelajar, caranya gampang aja, kamu cuma perlu siapkan beberapa hal sebelum datang ke kantor imigrasi mereka:
1. Isi application form 
2. Pas photo warna ukuran 2 x 2 inch (sumpah kamu kudu poto paling manis disini, soalnya 
    kartu  ARC ku versi sebelumnya, ada poto gagal ku yg dikenang sama satu jurusan 
    sampe saat ini*memori gelap
3. Pasport asli dan copy an
4. Residence
5. Tanda kamu diterima masuk perguruan tinggi alias LoA (Letter of Acceptance)
6. Sertifikat akomodasi dari universitas (biasanya dibantu urus sama petugas kampus)
7. Biaya NTD 1000 untuk 1 tahun

Pastikan kamu mengurus kartu ARC ini dalam kurun waktu 15 hari setelah kedatanganmu ke Taiwan, jangan sampe kena denda nanti harus bayar NTD 2000 - NTD 15000 (di kali aja dengan Rp 400,-  per 1 NTD).

Nanti di OIA (Office of International Affair) masing-masing kampus pasti ada kasih kamu kertas yang satu ini buat ngurus ARC, isinya kira2 kayak yg aku tulis diatas juga deh.


Okay deh sekian kira-kira penjelasan tentang alien nya semoga bermanfaat dah. See you again