Saturday, June 14, 2014

[Random Thought] Reinkarnasi Kata



Satu moment yang paling membuat hati tergelitik adalah ketika aku sedang ngobrol sama seorang teman dan entah bagaimana jadi ngomongin tentang candaan.

"Kak, jangan terlalu banyak bercanda, apalagi berdusta dalam bercanda, walaupun candaannya cuma untuk lucu-lucuan aja"

Kalo sebelumnya sempat aku pikir, ahh kan cuma bercanda aja, gpp lah, wong gk serius-serius amat, biar hidup jgn terlalu tegang dan sepi, biar bisa happy-happy dengan teman lain.

Berselang beberapa moment setelah itu, justru pengalaman seputar masalah candaan ini jadi boomerang buat diri sendiri. Gak hanya sekali, tapi justru berkali-kali, hingga ke titik membuat aku sendiri tersadar bahwa bukan tidak mungkin kalau cara aku bercanda sama teman-teman lain selama ini pernah membuat mereka sakit hati dan bahkan bisa jadi aku sering mengulang candaan itu hingga membuatnya sakit hati. Astaghfirullah.

Bahkan baru-baru ini aku juga sempat membaca status teman berisi:

"Kata bisa menembus apa yg tidak bisa ditembus oleh jarum sekalipun" lebih dan kurang kira-kira beginilah bunyinya.

Nah lho, kena lagi deh. Kalo statement pertama membuat hati tergelitik, statement yang kedua ini menampar hati  ahahaha *istilahnya agak alay ini :p

Jadi terpikir tiba-tiba tentang reinkarnasi. Pemeluk agama Budha percaya akan konsep reinkarnasi, yang artinya terlahir kembali sebagai wujud atau sosok lain dikehidupan selanjutnya. Nah, kalo aku pikir-pikir ternyata kata jg bisa berenkarnasi, kenapa? Karena awal candaan yang kita lontarkan tadi bisa terjadi berulang kali dan bahkan melahirkan candaan-candaan lain yang lebih 'kreatif' demi mendukung candaan sebelumnya. Kita akan terjebak pada siklus candaan yang tiada henti, berulang-ulang, candaan yang untuk menyindir dan lucu-lucuan pada orang lain. Bahkan candaan yang secara tak sadar membuat statement pada dunia bahwa kita itu lebih baik dari pada orang lain yg kita becandain. Walaupun, awalnya tadi maksudnya bercanda, namun karena dilakukan berulang-ulang, dan malah disengaja, justru membuat kita terjebak pada reinkarnasi kata tadi. Dan semuanya ini berakhir dengan dosa. Ya, dosa yg kita timbun perlahan demi perlahan, sedikit demi sedikit setiap detiknya.

Trus jadi berpikir lagi, renkarnasi kata ini juga bisa berlaku vice versa. Membawa kebaikan dan menabung amalan sedikit demi sedikit. Ketika saling mengingatkan akan kebaikan, ketika kita 'lupa', reinkarnasi kata kebaikan ini bisa terus menjadi pengingat buat orang lain bahkan mengubah hati yang 'keras' menjadi lebih lembut, mungkin contoh dekatnya aja dari 2 statement dari teman-temanku sebelumnya buat aku sendiri. Simple tapi kalo momentnya pas, bisa 'ngena' ke hati. Malah bisa jadi amalan buat si pengingat tadi.  

Jadi intinya hari ini adalah, kurangilah candaan bila memang tidak perlu, terlebih lagi, jangan menciptakan candaan dari kekurangan dan kesulitan orang lain. 

Semoga kita dilindungi dari sifat dan perbuatan yang bisa menimbun dosa.

Nabi Muhammad S.A.W bersabda;

“Aku akan menjamin sebuah rumah di dasar surga bagi orang yang meninggalkan debat meskipun dia berada dalam pihak yang benar. Dan aku menjamin sebuah rumah di tengah surga bagi orang yang meninggalkan dusta meskipun dalam keadaan bercanda. Dan aku akan menjamin sebuah rumah di bagian teratas surga bagi orang yang membaguskan akhlaknya.”


(HR. Abu Dawud dalam Kitab al-Adab, hadits no 4167. Dihasankan oleh al-Albani dalam as-Shahihah [273] as-Syamilah)

Friday, May 30, 2014

[Random Thought] Mata Jika Mungkin

Jika mata itu gk da, apa manusia masih melakukan sesuatu hal supaya bisa dilihat dan kagumi oleh orang lain?

Jika mata itu gak ada, mungkin kita juga akan lebih jujur dalam melakukan sesuatu kebaikan dari hati.

Jika mata itu gak ada, mungkin orang akan mencintai orang lain seperti apa adanya dia, bukan karena bentuk tubuh atau parasnya yang cantik.

Jika mata itu gk ada, mungkin kita tidak harus melihat busuknya perilaku orang lain.

Jika mata itu gk ada, mungkin kita bisa terhindar dari pemandangan tak senonoh yang di pampangkan oleh dunia

Jika .. jika... mungkin... mungkin saja.

Tapi mata itu ada! 

Justru karena mata itu ada aku bisa melihat indahnya Tuhan menciptakan dunia ini

Justru karena mata itu ada aku bisa melihat dan membedakan apa itu cantik, ganteng, jelek, indah, rupawan, dan segala kata sifat yang bisa menggambarkan apa yang di saksikan oleh mata.

Justru karena ada mata makanya aku bisa menulis dan membedakan alphabet latin, hangul, kanji, hiragana, katakata, tagalog, han zi.

Justru karena ada mata aku bisa membaca segala keindahan yang diciptakan dari anggota tubuh lainnya, lukisan, tulisan, foto, dan sebagainya

Justru karena ada mata aku bisa melihat dan membaca ayat-ayat suci Al-Quran.

Justru itu aku harus bersyukur.

"Maka nikmat Tuhanmu yang mana yang kau dustakan" - Ar-Rahman



*tulisan tetiba tengah malam gara-gara lagi mikir gimana supaya bisa ikhlas

Sunday, May 11, 2014

[Random Thought] Ketika semua huruf Al quran dihapus

Nah tiba tiba saja pada suatu pagi setelah shalat subu, aku terpikir akan satu perkataan yang pernah aku dengar dari salah satu kajian yang pernah aku ikuti sewaktu kuliah S1 (walaupun lupa kapan persisnya itu). 

"sesungguhnya salah satu tanda datangnya hari kiamat adalah ketika semua huruf Al Quran akan ditarik kembali oleh Allah SWT dan tidak ada satu anak manusiapun yang akan bisa membacanya"

Ya kira kira seperti itu kata-katanya, mungkin ada lebih dan kurang tapi intinya hilang lah itu semua huruf Al Quran dimuka bumi. Mengenai kebenaran statementnya sepertinya aku harus cross check ulang nih sama beberapa teman yang lebih mengerti tentang ini, but intinya aku malam ini ntah kenapa jadi terpikir masalah ini. 

Waktu awal aku mendengar statement ini, bulu kuduk ku merinding trus aku membayangkan bagaimanakah umat islam saat itu?ketika tidak ada lagi pedoman yang bisa dibaca sebagai tuntunan hidup. Lucunya saat itu, aku membayangkan kejadian itu berlangsung ibarat di film-film animasi gitu...atau film kayak harry potter lah, tinggal di ayunkan tongkat dan triiingggg....semua huruf Al Quran mendadak satu persatu hilang dimuka bumi, bahkan termasuk ayat-ayat Al quran yang di sisipkan dalam beberapa buku keagamaan, novel, dsb, apapun yang didalamnya terdapat ayat Al Quran. Blasss hilang....dan mulailah kiamat...cetar jebuuummm duarrrrrrr! (Ingat ini hanya imajinasiku saja ;p)

Nah entah kenapa sehabis shalat subuh ini, aku jadi berpikir, mungkin saja kejadian yang di katakan sebagai "ketika semua huruf Al Quran hilang dimuka bumi" ini bisa kita ibaratkan dalam dua hal. Pertama yaitu ketika semua Al Quran dan yang berhubungan dengannya sudah mulai diganti dengan buku elektronik. Mau tidak mau kemajuan zaman membawa kita ke era serba elektronik menggantikan peran buku yang terbuat dari lembaran kertas, yah salah satu alasan yang mungkin bisa dijadikan excuse yang bagus adalah kepedulian terhadap lingkungan, kepraktisan dalam mengakses dan lain sebagainya. Nah aku bayangkan, bagaimana jika suatu hari bumi kita ini di serang oleh suatu virus berantai yang memakan semua data apapun yang pernah di pos atau pemograman apapun yang pernah dibuat untuk di akses secara online. Yang mengakibatkan semua bentuk data di gadged ataupun yang beredar di internet, terhapuskan. Nah ini bisa jadi kan ya. Trus ada lagi yang kedua, zaman dimana tidak ada umat manusia yang bisa membaca Al Quran, walaupun sebenarnya Al Quran itu tetap ada, tapi manusianya ini yang sudah menganggap bahwa membaca Al Quran atau memahami arti dari Al Quran itu tidak penting sehingga malas untuk mempelajarinya. Zaman dimana dunia yang paling utama untuk dikejar, bahasa lain yang dianggap lebih penting untuk dipelajari, dimana agama dibedakan dan tidak boleh disamakan atau diselaraskan dengan aspek kehidupan manusia lainnya, dalam kata lain Sekulerisme. 

Nah lho, bisa aja kan ya, kalo begitu ceritanya, saat ini udah gk aneh lagi kalau statement ttg tanda hari kiamat itu benar-benar bisa terjadi dan bukan seperti imajinasi awalku ketika mendengar statement ini untuk pertama kalinya. Terus tiba tiba aku tersentak dalam kekalutan pikiran ini, nah kalo kita sudah di masa ketika semua huruf digantikan dengan huruf elektronik, atau ketika umat islam sudah menganggap belajar Al Quran dan Islam bukan yang utama lagi sehingga lama kelamaan ditinggalkan, nah artinya tinggal tunggu datangnya hari kiamat dunk ya. Lah terusss...kalau tiba tiba kiamat datang, dan kondisiku seperti saat aku menulis sekarang ini, sibuk dengan kegalauan thesis yang harus diselesaikan, khawatir dan ketakukan untuk tidak bisa menyelesaikan tepat pada waktunya, kepikir bahwa telat lulus akan membuat semuanya berantakan, sampai-sampai kadang lupa  untuk menyisihkan waktu lebih banyak untuk mengadu kepadaNya lewat bacaan ayat suci Al Quran yang memang disediakan agar dibaca dan dipahami bahwa dunia itu sesuangguhnya ada untuk mendukung yang akhirat, bukan malah sebaliknya. 

Trus tiba tiba Jedeerrrrrr duaarrr booommm dwerrrrrr alakazam! Dan tanpa bisa mengucapkan astaghfirullah , tiba-tiba aku sudah gak bisa lagi memohon ampunan padaNya. 

Na'udzubillahimindzalik...ya Allah semoga aku dijauhi dari sifat mengejar dunia ini dan bisa menimbulkan keinginan untuk belajar mengenai apa isi dan makna dalam Al Quran, dalam tiap gerakan shalatku, bukan hanya bisa membaca tanpa tau dan peduli akan arti dan maknanya. 

Just my random thought, ever heard about this one before?share with me and let me know even for a bit :) 


Wednesday, April 23, 2014

[All About NCU] How to Get NCU Academic Transcript Record

Aloooohaaaaaa,

Buat yang sedang pusing dan bingung untuk memperoleh hasil print-an KHS atau KRS di NCU, ini aku mau bagi-bagi tips and cara mudahnya. Ibarat serba cepat dan efisien, salah satu pelayanan yang paling aku gemari juga di NCU adalah pelayanan akademiknya. 

Nah buat yang pengen tau gimana dapatin KHS and KRS di NCU, caranya mudah aja, kamu bisa langsung ke administrasi building yang terletak di depan gerbang depan NCU, trus masuk aja di dalam (dekat pintu belakang, seberang pustaka NCU) itu ada sebuah mesin ajaib nan emejing! hahaha mesin ini lah yang akan menghantarkan kita pada KHS/KRS yang dinanti dan dicari-cari. Jeng jeng jeng....inilah dia mesin ajaib ituuhhh

Nahh , nanti kamu akan langsung disambung oleh layar berikut ini :


Pilih bahasa yang kamu mengerti, kemudian pilihlah menu 'current student', lalu isi nomor student ID dan juga password (4 angka terakhir nomor ARC mu).



Setelah berhasil masuk, kamu pilih apa yang ingin kamu lakukan pada si mesin (asalkan jangan dihancurkan saja), misalnya English Transcript, lalu click 'Confirm'


 Ketik berapa lembar KHS yang ingin kamu proses, trus 'confirm'.

Setelah itu akan muncul pertanyaan, apa mau melakukan transaksi lain? kalo gk, ya tekan 'no' kalo masih ada , ya tekan sebaliknya.


Nanti akan muncul informasi seperti gambar dibawah ini, nah tandanya kamu harus masukin duit NT10 utk tiap lembar yang kamu print. 


Setelah duit dimasukkan, kemudian akan keluar print-an receipt buat kamu di bawah ini, ambil dan bawa ke lantai 3 (bagian administrasi). Tunjukkan ke salah satu petugas, and beliau akan membantu kamu untuk mendapatkan hasil print-an KHS/KRS kamu. 

Oh , fasilitas ini kenapa berbayar?karena ya memang begitu huehehe, kadang kan kita butuh untuk kegiatan kita diluar kampus, nah itulah guna mesin ini. Namun untuk tiap semesternya kamu pasti bakalan dapat versi KHS/KRS gratisan kok dari kampus.

Oke sekian saja, secara sebentar lagi aku harus masuk kelas mandarin, so see you next time ^^

[My Life in Taiwan] Hidup di Taiwan Hingga Saat Ini (Part I : Tempat Tinggal)

Dear All,

Sangat disadari jika rentang waktu antara tulisan sebelum ini dengan tulisan selanjutnya sangat panjang, alasannya simpel aja, malas menulis sedang melanda. Yah memang pada dasarnya aku tidak begitu pintar dalam menulis sehingga hal ini juga yang mebatasiku untuk continue dan berkelanjutan menulis sesuatu. Haha bukan sesuatu pengakuan yang baik, tapi yah memang begitulah. Tapi disamping semua kemalasan ini, aku mencoba mengubek-ubek blog ku yang sempat terlupakan ini dan berusaha untuk kembali menulis.

Kalau di blog sebelumnnya aku sempat bilang kalau aku sangat khawatir akan kehidupanku di Taiwan, yah ternyata selama aku hidup dan beradaptasi disini, ternyata tidak sesulit yang kubayangkan. Memang agak berat sewaktu di awal, tapi seiring dengan berjalannya waktu dan banyak berteman dengan orang pribumi disini serta terbiasa dengaan gaya hidup dan makanan mereka, akupun merasa cukup betah dan malah perlahan merasa seperti rumah kedua. Rasa kangen rumah (homesick), kuakui, tidak pernah menghinggapi relung hatiku, walaupun tentu saja rasa rindu dengan orang rumah dan teman-teman dekat kadang melanda, tapi tidak sampai homesick.

Aku akan membagi pengalamanku kedalam 3 bagian untuk blog kali ini, yaitu Tempat tinggal, Pertemanan, Makanan. Untuk part 1 ini akan ku isi dengan penjelasan detail untuk tempat tinggalku.

Yup dengan kata lain NCU Dormitory dan sekitarnya. Ini sangat mempengaruhi betah atau tidaknya aku hidup disini. Mahasiswa/i Internasional di NCU khususnya program master biasanya ditempatkan di asrama putri G14, jadi aku cuma bisa menunjukkan isi kamar dari asrama ini aja. Siapa tahu ada diantara kalian yang akan meneruskan kuliahnya disini dan kebetulan juga ditempatkan di G14, paling tidak kamu punya gambaran yah. Ini penampakan kamarku sebelum aku mulai mendudukinya.


(bentuk tempat tidur dan meja belajar asrama G14)

 (lorong kamarku)
 (ruang TV lantai 3)
(area belajar asrama G14)

Well lumayan lah ya, tinggal di asrama kampus lebih murah dibandingkan tinggal diluar kampus. Kecuali kamu memang tidak betah dengan teman sekamar atau memang kamarnya tidak sesuai sama sekali dengan selera, kamu bisa memilih untuk tinggal di Guest House 2 yang memang disediakan untuk anak internasional, yah walaupun banyak syarat yang harus di penuhi dan agak lebih mahal tapi tempat tinggal jenis ini biasanya banyak diminati buat kamu yang suka dengan privasi, biasanya orang bule sih lebih memilih tinggal di Guest House ini. Isinya campuran, bisa laki-laki atau perempuan. Tapi dibagi dalam 2 area, lantai 1 untuk laki-laki sedangkan lantai 2 untuk perempuan. Isi satu kamar bisa ditempati maksimal 2 orang saja sedangkan isi kamar di G14 bisa ditempati untuk 4 orang. Atau kamu bisa saja memilih untuk menyewa kamar atau rumah yang terletak diluar lingkungan kampus yang tentu saja harga sewanya lebih tinggi dibandingkan harga sewa didalam kampus. Tapi tentu saja dengan keuntungan yaitu privasi yang terjaga serta tidak harus mempertimbangkan orang lain ketika kita akan menelepon atau mematikan lampu sewaktu tidur dimalam hari.

(belakang G14)

Untuk memasak wajib dilakukan di dapur yang sudah disediakan (walaupun kadang aku masak dikamar juga sih huehehe) karena ada alat deteksi asap dan juga hanya lantai 1 jarak antara langit-langit dengan lantai cukup tinggi sehingga kemungkinan untuk alarm pendeteksi asap bekerja ketika memasak, sangat kecil.

 (area dapur G14)

Selain itu juga ada fasilitas kamar untuk mencuci baju, ada tempat menyikat atau merendam baju,mesin cuci, mesin pengering. Untuk mesin pencuci kamu harus memasukkan koin 10 NT (30 menit) dan khusus untuk pengering, kamu bisa sekaligus memasukkan 20 NT jika ingin mengeringkan baju selama 2x30 menit. 


Ada juga ruangan untuk gym alias olah raga dalam ruangan yang letaknya disamping dapur umum G14, bahkan disini ada cermin besar untuk kamu yang suka latihan menari atau aerobik. 



Well untuk fasilitas yang mereka sediakan sih so far so good lah...but ada satu hal yang kurang aku sukai to the point I think it is really impolite dalam hal servis untuk international student. Hal yang membuat aku terganggu dan merasa kurang sreg selama tinggal di asrama ini adalah semua servis yang mereka sediakan selalu menggunakan bahasa mandarin. Sering sekali aku kesal karena kadang mereka mengumumkan sesuatu yang penting (bahkan bisa jadi ada hubungannya dengan keselamatan jiwa) dalam bahasa mandarin. Bayangkan, tiba-tiba ada alarm kebakaran berbunyi, trus diiringi dengan pengumuman yang menggunakan bahasa mandarin, jikalau teman sekamar tidak ada yang bisa berbahasa mandarin, kita akan bertanya-tanya sendiri, apa sebaiknya harus lari, atau mungkin itu hanya kesalahan atau eror dari sistem alarmnya. Bahkan pengumuman untuk menggembalikan suatu berkas atau kartu atau bahkan perubahan jadwal kuliah pun, semuanya menggunakan bahasa mandarin. Okelah kalau pengumumannya tidak ada hubungannya dengan international student, tapi buat pengumuman yang lainnya, kadang mereka mengumumkannya dengan bahasa mandarin, what the hell kan ya ~_~. Selain dari yang diatas sih, yang lainnya oke aja. Walaupun tidak semua mahasiswa internasional bisa betah tinggal di Taiwan, tapi sejauh ini, teman-teman Indonesia sih betah dan kerasan aja, especially me.

Oiya aku juga mau kasih beberapa poto sekitaran NCU yang dikenal sebagai kampus cemara ini, siapa tahu kan ya bisa jadi tambahan informasi juga buat pembaca lain. Beberapa poto dibawah ini merupakan beberapa spot terbaik di NCU yang asri nan indah ini.

 (Taman Awan di depan asrama guesthouse)
(jalan setapak rindang didepan guesthouse)



 (jalan menuju toko waffle)
 (rindang dan asri, sampai akar pohon poun jadi artistik ahaha)
 ('Tugu Gajah' yang terletak ditengah taman, depan waffle)
 (salah satu pohon besar nan rindang ala NCU)
(di depan theater 107 NCU)
 (salah satu 'secret passage' ku untuk main sepeda)

 (guesthouse elite khusus untuk tamu NCU)

 (jalan setapak favorite dipinggir danau)
 (pulau kecil di tengah danau)
 (tempat duduk dipinggir danau NCU)
 (jembatan unik ala Taiwan untuk menyebrang ke pulau kecil ditengah danau)
(tugu NCU)

Yah begitulah kira-kira gambaran seputar tempat tinggal ku di NCU, Taiwan. Semoga bisa menjadi salah satu referensi dari teman-teman yang sedang butuh informasi tentang kehidupan disini.

Have a good day all ^^




Monday, November 4, 2013

[All About NCU] How to Submit Your Dormitory Repair Application via NCU Repair System

Selama ini sering sekali aku pribadi merasa terganggu dengan kurangnya servis yang menggunakan bahasa inggris di kampus cemara ini. Semua pengumuman bahkan informasi yang dikirim lewat email ataupun poster-poster yang ditempel di dinding asrama, menggunakan bahasa mandarin. Ada juga sih yang menggunakan bahasa inggris, tapi itu pun terbatas dan hanya ditulis di selembar kertas HVS ukuran A4 yang dibagi empat :P Ibaratnya seperti main petak umpet, kalo kamu jeli dan rajin nyari-nyari di sekitar hutan pengumuman di asrama kampus, dan bisa dapat pengumuman berbahasa inggris itu, berarti kamu termasuk orang yang beruntung dan bisa dapat payung cantik (jangan tanya dari sapa...becanda itu..becanda...)


Nah karena kebetulan pada malam ini aku dengan teman sekamarku baru saja mengirimkan permintaan untuk perbaikan salah satu saluran kamar mandi asrama yang tersumbat, kami mulai mencoba secara frontal alias langsung ke front desk asrama sampai disuruh balik lagi ke kamar karena ternyata kami bisa melayangkan permintaan perbaikan ini lewat sistem online kampus. Dengan bantuan teman dari Singapur yang syukurlah bisa berbahasa mandarin dengan lancar, akhirnya kami menemukan di pelosok sistem mana terdapat aplikasi perbaikan itu.

Tentunya semua informasi ini tersedia dalam bahasa mandarin yang tentu saja sistem ini tidak ramah terhadap mahasiswa internasional yang notabene tidak bisa membaca dan mengerti tulisan cing cang keling ini a.k.a tulisan mandarin. So, karena hal itulah akhirnya aku terpikir untuk membuat postingan ini. Nah selanjutnya aku akan pake bahasa inggris untuk menjelaskan langkah- langkahnya, karena sapa tau ada anak international lain yang pengen tau juga tentang ini.


Now straight to the point, the first thing to do is just go to the NCU website, just to make it simple, I also explain it along with the picture.















After you click the Office of Student Affair menu, then click the menu that has house icon on it as shown in the picture below


















Scroll down and you will find the link for repair system, then click it.












Input your Student Id and Password and click login icon










And then click insert















Input all the necessary information you want to repair and then click submit




The next box appear , you will need to put your name, your phone number and your email address, use translator if you need. And then click submit. And all done.

You only need to wait them to call you or email you back and then they will come to your room to fix it, hopefully. If not then go directly to dormitory office to complaint about this.


Hope this information help you live in NCU a bit. Have a nice day my friends :D

Thursday, September 20, 2012

[All About NCU] How to Activate Your Internet in Dormitory

Halo ketemu lagi nih!!! semoga para pembaca masih dalam keadaan sehat wal'afiat dan tetap semangat untuk mengerjakan tugas-tugas kuliahnya. Oiya ngomong-ngomong tentang tugas kuliah ni, tentunya banyak tugas kuliah kita yang memerlukan bahan-bahan pendukung yang biasanya kita dapatkan lewat internet. Nah, tentunya kalo temen-temen yang berada di NCU (terutama buat yang freshman) pastinya males dan repot banget jika harus sebentar-bentar ke lantai 1 buat nge-net, okelahh kalau sehari dua hari, tapi kalo tiap hari mesti naik turun buat nge-net duank..idihhh agak-agak gimana gitu malesnyaaa /blur Belum lagi keadaan yang kurang kondusif seperti orang yang terlalu ramai, ribut dan buanyakkk banget anjing berkeliaran didalam ruangan ini (hiiiyyy..ini dia alasan utama yang paling membuatku malas turun kebawah).

Nah oleh karena itu, hari ini saya ingin berbagi informasi seputar cara untuk mengaktivasi internet di kamar dormitory NCU.
1. Beli dulu kartu internetnya di gedung administrasi kampus, gedung paling pertama yang dijumpai saat kamu memasuki front gate. Hingga saat ini, harga kartunya NTD800 untuk tiap semester.

2. Setelah itu, melalui laptopmu, kamu masuk kedalam Dormitory Network System di https://uncia.cc.ncu.edu.tw/dormnet/

3. Kemudian kamu bisa login










4. Isi Student ID dan juga Password yang sudah kamu buat saat registrasi online.










5. Setelah login, kamu klik menu Registration yang ada di sebelah kiri layar.

6. Nanti akan muncul pilihan untuk :
a. Dormitory : isi nama dormitory kamu, misal: Dormitory G14 (kemudian klik
lambang >> yang ada dibawah kotak untuk lanjut ke isian selanjutnya.
b. Room number : isi nomor kamarmu
c. Port : ini bisa dilihat di port LAN tiap meja dalam kamar, biasanya ada
tempelan kertas kecil untuk informasi port , dsb.
lalu klik "Save"

7. setelah itu kamu akan diminta untuk mengisi MAC address, yang bisa kamu lihat di Control Panel --> Network & Internet --> Network & Sharing Center

Lalu klik "Local Area Connection" dan klik "Detail" seperti yang terlihat pada gambar dibawah ini






























nah nanti akan muncul kotak seperti ini:





















Copy angka yang tertera pada Physical Address seperti yang tunjukkan pada gambar lalu paste kedalam kolom isian MAC Address tadi lalu klik "save".

8. Terakhir, kamu akan diminta untuk mengisi Network Activation Code, pada kolom ini kamu tinggal mengisi code yang kamu dapatkan saat kamu membeli kartu internet tadi. Setelah itu, klik "Add Activation Code" dan simsalabim!!!! internet kamu udah bisa diaktivasi.












Eittsss, jangan langsung keburu senang dolo, aktivasi initernet ini membutuhkan waktu 3-6 jam. jadi kamu mesti bersabar minimal 3 jam untuk menggunakan internet dikamarmu, hehehe yah sambil menunggu kamu bisa membuat list kira-kira film apa saja yang mau di download eh maksudku bahan kuliah apa yang perlu di cari huehhehee /wahaha

Selamat mencoba !!! /bye